Gelar Kopdar, Innocircle Jembatani Akademisi dan Praktisi Start Up

Jumat 30 November 2018 Innocircle Initiative kembali gelar Kopdar Batch III antar para pegiat start up di Banyumas. Kopdar sendiri merupakan acara rutin yang dihelat Innocirle sebagai inkubator startup coop dalam rangka membangun ekosistem start up di Banyumas. Sebagaimana diketahui, start up memang digandrungi oleh kalangan muda dan dianggap bisnis yang sesuai dengan karakter mereka.

Kopdar Batch III kali ini  dihardiri sekitar 50 peserta ini mulai dari Mahasiswi,dan  founder startup Lokal, Innocircle mengangkat pokok diskusi bertema“Bincang Model Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem StartUp Coop”. Hadir sebagai pemantik diskusi acara tersebut adalah Dr. Ali Rohman yang merupakan Rektor ITT Telkom Purwokerto, Dirketur LPPLSH Bangkit Ari Sasongko, dan M. Arif Mhafudin selaku founder dari Cazh.id.

Tujuan dari mempertemukan tiga pihak dari latar belakang yang berbeda adalah untuk memberikan urgensi dari stakeholder akan pentingnya pertumbuhan startup di Banyumas, Menjadi role model menurut Anis Saadah (CEO InnoCircle) adalah stanford University yang berhasil menumbuhkan startup hingga mencapai skala besar. InnoCircle berharap pada perguruan tinggi di Banyumas khususnya yang berlatar belakang IT bisa mewujudkan lebih banyak startup yang berhasi.

Ketiga sepakat mengenai pentingnya kerjasama lintas bidang dalam membangun Start Up. Kampus, ujar Pak Ali, harus lentur menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan di masyarakat yang terus berkembang. Sebagaimana LSM dan praktisi juga harus membuka diri terhadap kolaborasi produktif dengan dunia kampus.

Usai paparan dari ketiga pemateri, para peserta antusias mengikuti sesi diskusi. Peserta yang didominasi oleh siswa SMK dan Mahasiswa terlihat tak canggung memberondong para pembicara dengan berbagai pertanyaan seputar cara membangun start up.

Sementara Innocircle sendiri memang mendorong terjalinnya kerja kolaboratif antara kampus dan praktisi. Hal tersebut diharapkan mampu melahirkan metode baru bagi pengembangan start up di daerah, terutama di Banyumas.